Selamat datang di Website Resmi Mas Agus Lumajang
#PART 3 MASTERING INDUCTION | KUMPULAN DAN CARA MELAKUKAN RAGAM JENIS INDUKSI | VERSI RAJA HIPNOTIS | MAS AGUS LUMAJANG

#PART 3 MASTERING INDUCTION | KUMPULAN DAN CARA MELAKUKAN RAGAM JENIS INDUKSI | VERSI RAJA HIPNOTIS

Mastering Induction

Tidak ada satupun cara yang tidak bisa Anda gunakan untuk menghipnotis klien Anda. Dengan kata lain, ketika seorang klien sudah mantap kepada Anda, butuh bantuan Anda dan tidak ada ketakutan apapun, maka Anda bisa menghipnotis klien Anda dengan segala cara.



Setidaknya ada sembilan teknik dasar yang bisa kita gunakan untuk menghasilkan kondisi hipnosis.Dari sembilan teknik dasar ini, Anda bisa menciptakan berbagai variasi induksi sesuai kreativitas Anda sendiri.Sebuah teknik induksi yang baik merupakan gabungan beberapa teknik dasar menjadi suatu kesatuan yang praktis.Jika Anda memahami sembilan teknik dasar dalam menghasilkan hipnosis ini, maka Anda bisa membuat teknik induksi Anda sendiri yang unik. Sembilan teknik dasar tersebut adalah:

1. Pengulangan
Cara paling primitif untuk menghasilkan trance adalah dengan melakukan, mengucapkan atau memperhatikan sesuatu berulang-ulang atau berirama. Misalnya melakukan tarian atau gerakan yang monoton, membaca mantra berulang-ulang, dzikir berulang-ulang, dan fokus mendengarkan nada yang monoton.Metode pengulangan ini banyak digunakan oleh orang-orang zaman dulu dalam ritual atau bagian dari praktek keagamaan.Kita tidak menggunakan teknik ini, karena memakan waktu lama.Biarlah ini menjadi pengetahuan Anda saja, bahwa melakukan sesuatu yang berulang-ulang secara monoton bisa menghasilkan trance.

2. Membangkitkan Keyakinan
Keyakinan merupakan cara paling alami untuk menghasilkan hipnosis. Jika Anda bisa membangkitkan keyakinan seseorang bahwa segelas air yang Anda berikan bisa membuat penyakitnya sembuh, maka Anda menghasilkan efek placebo. Jika Anda bisa meyakinkan seseorang bahwa ketika Anda menyalakan korek api, dia langsung tertidur pulas, maka Anda bisa menghasilkan kondisi hipnosis yang dalam seketika hanya dengan menyalakan korek api.

3. Eye Fixation
Inilah cara ilmiah pertama yang diketahui bisa menghasilkan kondisi hipnosis. Eye fixation (fiksasi mata) dilakukan dengan menyuruh subyek memandang suatu benda terus-menerus, tanpa berkedip, sampai otot matanya lelah dan tidak tahan lagi membuka mata. Ketika matanya sudah tampak lelah, kita memberi sugesti semacam ini “Rasakan mata kamu menjadi semakin berat, ingin menutup dan mata kamu seperti mengantuk… terasa semakin berat dan berat..Sekarang tutup mata kamu dan tidurlah dengan tenang.Biarkan tubuh serta pikiran kamu beristirahat, tapi kamu tetap mendengarkan suara saya”.Teknik induksi ini diperkenalkan oleh James Braid sejak tahun 1841. Eye Fixation masih banyak digunakan orang sampai saat ini. Saya sendiri masih menggunakan cara ini, terutama untuk anak-anak.



4. Merilekskan Seluruh Tubuh
Jika Anda ingin tahu cara termudah untuk menghipnosis, maka cara itu adalah dengan meminta subyek untuk merilekskan seluruh otot di badannya sampai benar-benar rileks. Teknik relaksasi yang sering digunakan adalah Progresif Relaxation.Namun saya tidak menyarankan Anda menggunakan teknik ini.Mengapa?Ada dua satu alasan.Pertama karena teknik ini perlu waktu lama, sekitar 30 menit.Kedua karena teknik ini kurang efektif, setidaknya itu menurut pengalaman saya.Teknik Progressive Relaxation diperkenalkan oleh Dr. Edmund Jacobson pada tahun 1929. Progressive Relaxation adalah suatu prosedur sistematis untuk merilekskan seluruh tubuh dengan cara merilekskan bagian tubuh satu per satu. Jacobson bukanlah seorang praktisi hipnosis dan sepanjang saya tahu, dia tidak bertujuan agar tekniknya digunakan untuk melakukan hipnosis. Jacobson merancang teknik ini untuk orang-orang yang ingin melepaskan stress dan menikmati sensasi relaksasi tubuh. Tidak jelas kapan dan siapa yang kemudian menggunakan Progressive Relaxation sebagai induksi hipnosis.

Perlu dipahami bahwa ketika kita mendapatkan tubuh yang sangat rileks belum tentu kita mendapatkan kondisi hipnosis yang dalam.Tidur adalah kondisi alami yang menyebabkan seluruh tubuh rileks, tapi tidur bukanlah hipnosis.Kondisi hipnosis dan relaksasi adalah dua hal yang berbeda.Relaksasi hanya membuat kita merasa nyaman ketika dalam kondisi hipnosis, itu saja.Tanpa relaksasi pun, bahkan tanpa menutup mata sekalipun, sebenarnya kita bisa menghasilkan somnambulism.Kalaupun kita perlu menggunakan teknik relaksasi, maka teknik yang paling tepat adalah Elman Induction.

5. Misdirection
Jika Anda bisa membuat seseorang merasa dirinya sudah terhipnotis, maka orang itu segera mengalami kondisi hipnosis yang sesungguhnya.Misdirection adalah teknik induksi yang memanipulasi respon alamiah tubuh menjadi seolah-olah terjadi karena pengaruh hipnosis.Teknik ini penuh trik memang.Maka dari itu, teknik misdirection biasanya hanya digunakan dalam permainan hipnosis.

6. Mental Confusion
Mental confusion artinya membuat pikiran subyek bingung. Bingung adalah kondisi dimana seseorang tidak mengerti apa yang sedang terjadi dan tidak tahu harus berbuat apa. Seseorang yang dalam kondisi bingung, Filter Mentalnya menjadi sangat sibuk atau bahkan berhenti bekerja sama sekali karena tidak mampu menangani kebingungan yang terjadi. Ketika kita tahu pikiran subyek sedang kebingungan, kita tinggal mengatakan “tidur”, maka seketika subyek masuk ke trance yang dalam.Ada dua cara termudah untuk membuat pikiran bingung. Pertama adalah dengan melakukan sesuatu yang tidak diketahui maknanya oleh subyek.Kita bisa membuat orang bingung dengan mengatakan sesuatu yang tidak diketahui artinya atau ambigu atau melakukan sesuatu menyalahi pola kebiasaan.Kedua adalah dengan memberi banyak stimulus kepada subyek secara bersamaan sehingga Filter Mental tidak sanggup menganalisis dan akhirnya berhenti bekerja. Karena Filter Mental manusia hanya mampu menangani paling banyak 9 informasi dalam satu waktu, maka kalau memikirkan lebih dari 9 hal dalam satu saat, pikiran Anda akan “hang”.

7. Mengagetkan / Shock Induction
Inilah cara yang paling cepat untuk menghasilkan deep trance seketika. Prinsipnya adalah ketika seseorang kaget, Filter Mentalnya menjadi sangat sibuk selama 3/4 detik karena sedang mencari makna dari situasi mengagetkan itu. Begitu seseorang kaget, kondisi kesadarannya turun ke level somnambulism selama 3/4 detik. Bila kita mengatakan “TIDUR” atau “RILEKS” dengan suara yang tegas dan tepat waktunya, maka dalam sekejap subyek memasuki kondisi somnambulism.

8. Memunculkan Emosi Yang Kuat
Ketika sedang larut dalam perasaan, baik itu perasaan negatif maupun positif, seseorang secara alami memasuki kondisi trance. Saya kadang menghipnotis orang dengan cara memintanya membayangkan kembali peristiwa yang sangat menggembirakan. Kemudian setelah dia larut dalam imajinasinya, saya mengatakan “Sekarang biarkan imajinasi itu menjadi mimpi.Anda tidur dan Anda tetap mendengarkan suara saya”.Cara membayangkan pengalaman menyenangkan hanya cocok untuk orang yang punya banyak pengalaman gembira.Sementara klien hipnoterapi umumnya adalah orang yang punya banyak pengalaman buruk. Saya menggunakan teknik induksi dengan memunculkan emosi negatif (menyedihkan, ketakutan, penyesalan, dsb.) apabila klien tampak sedang sangat gelisah memikirkan masalah atau perasaannya sehingga dia kesulitan berkonsentrasi pada hal lain.
9. Trance Recall

Trance Recall bukanlah teknik induksi yang sebenarnya. Lebih tepatnya adalah cara untuk memanggil kembali pengalaman trance. Jika seseorang pernah dihipnotis sebelumnya, maka Anda bisa membuatnya masuk kondisi hipnosis hanya dengan menyuruhnya mengingat kembali bagaimana perasaan dan posisi tubuhnya ketika dia berada dalam kondisi hipnosis dulu. Atau apabila sebelumnya sudah dipasang anchor untuk menuju kondisi hipnosis, Anda tinggal memicu anchor-nya. 
Share on Google Plus

About Mas Bagus

Mas Agus adalah Personal Training Academy di Indonesia. yang memiliki banyak Kegiatan training, Workshop "SEMINAR" DLL diseluruh indonesia.
    Blogger Comment